<!–
/* Font Definitions */
@font-face
{font-family:"Cambria Math";
panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;
mso-font-charset:0;
mso-generic-font-family:roman;
mso-font-pitch:variable;
mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;}
@font-face
{font-family:Calibri;
panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;
mso-font-charset:0;
mso-generic-font-family:swiss;
mso-font-pitch:variable;
mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}
/* Style Definitions */
p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal
{mso-style-unhide:no;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
margin:0in;
margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:12.0pt;
font-family:"Times New Roman","serif";
mso-fareast-font-family:Calibri;
mso-fareast-theme-font:minor-latin;}
.MsoChpDefault
{mso-style-type:export-only;
mso-default-props:yes;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:Calibri;
mso-fareast-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
@page Section1
{size:8.5in 11.0in;
margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in;
mso-header-margin:.5in;
mso-footer-margin:.5in;
mso-paper-source:0;}
div.Section1
{page:Section1;}
–>

Tak ayal lagi sejak tangggal 7 kemarin sampai dengan akhir bulan juni ini,
masyarakat dunia, masyarakat Indonesia dan khususnya kampung saya terutama kaum
Adam yang gila bola dipastikan kurang tidur. Setiap malam begadang untuk
menyaksikan perhelatan akbar sepakbola di benua Eropa lewat 5 stasiun TV
(hmmm..nggak tanggung-tanggung). Sebagian masyarakat menganggap inilah salah
satu obat melupakan kesusahan dimana harga BBM yang baru saja naik dan berbagai
kesulitan pokok yang menghimpit kaum menengah ke bawah bangsa ini.

Khusus bagi umat Islam adanya tontonan sepakbola ini tidak hanya sekedar
sebagai hiburan olahraga emosi dan mata tetapi bisa dijadikan "Alat"
untuk melatih dan mensukseskan ibadah kita. Kita semua tahu jam tayang dari
Swiss & Austria itu "bentrok" dengan sepertitiga malam yang
notabene jam ibadah mulia kita, yakni Shalat Tahajjud.

Tahajud merupakan amalan sunah yang sangat dianjurkan. QS.17:79
"Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang
tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan-mu
mengangkat kamu ke tempat yang terpuji."

Selain itu, seorang yang mengaku "benar-benar" beriman harus punya
ciri seperti ini : QS.32:16
"Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, sedang
mereka berdoa kepada Tuhannya dengan rasa takut dan harap, dan mereka
menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka."

Ibadah ini dilabeli "sangat mulia" karena juga tidak mudah untuk
melakukannya (apalagi menjadi rutinitas). Disaat hormon-hormon tubuh
menginginkan istirahat (karena mendeteksi kegelapan), kita harus berjuang
melawan diri sendiri : tidak hanya membuka mata, tapi harus berjalan untuk
wudhu dan merasakan dinginnya air untuk bersiap "bercengkrama" dengan
Allah SWT. Disisi lain TV kita menunggu untuk dihidupkan, atau menunggu untuk
ditonton.

Rasulullah SAW bersabda,
"Setan akan mengikat tengkuk seseorang dari kamu
ketika dia tidur dengan tiga ikatan. Setiap satu ikatan, setan berkata, ‘Atas
kamu malam yang panjang, maka tidurlah kamu’. Jika dia bangun, lalu berzikir
kepada Allah, lepaslah satu ikatan. Jika dia berwudhu, lepaslah satu ikatan
lagi. Jika dia shalat, lepaslah ikatan ketiga sehingga dia merasa segar dan
hatinya merasa enak. Jika tidak melakukan yang demikian itu maka dia menjadi
malas dan buruklah hatinya". (HR Bukhari dan Muslim).

Dan jangan lupa sobat!!! Allah swt memberikan bonus istimewa jika makhluknya
mampu dengan ikhlas dan benar dalam ber-tahajjud (dimanaorang lain tertidur
lelap dibuai mimpi). Inilah bonusnya :
Abu Hurairah ra. meriwayatkan bahwa Rasul bersabda: "Tuhan kita (Allah)
Azza Wajalla tiap malam turun ke langit dunia pada sepertiga malam
terakhir". Rasul melanjutkan, "Pada saat itulah Allah SWT berfirman:
‘Barang siapa berdoa kepada-Ku pasti Aku kabulkan; barang siapa meminta
kepada-Ku pasti Aku beri; dan barang siapa meminta ampunan kepada-Ku pasti Aku
ampuni’".

Kemudian juga,
Dari Amar bin Abas berkata, "Saya mendengar
Rasulullah SAW bersabda: "Sedekat-dekatnya hamba kepada Allah ialah di
sepertiga malam terakhir, maka jika engkau termasuk golongan orang yang
berzikir kepada Allah pada waktu itu, usahakanlah!" (HR. Tirmidzi).

Karena itu, betapa ruginya bila waktu emas tersebut terlewat sia-sia hanya
dikarenakan dengan sesuatu yang sedikit manfaatnya (nonton EURO tentunya).
Shalat Tahajjud terbukti melahirkan ketenangan jiwa, terkabulnya doa, kepekaan
diri, sehat badan, dan semangat hidup yang berlipat; maka sebaliknya
"asyiknya" nonton bola memberikan kegembiraan/kekecewaan sesaat, mata
kurang tidur, vitalitas diri menurun, kadang shalat subuh kesiangan,
terganggunya kesehatan, hingga buyarnya konsentrasi.

Dengan adanya tontonan bola ini, sobat termasuk kategori yang nomor berapa?
1. Sangat merasa terganggu. Sehingga nonton sepakbola tidak perlu karena
mengganggu kekhusyu’an dan keikhlasan tahajjud
2. Siap atur waktu sehingga Tahajjud jalan, nonton bola juga jalan. Menganggap
sebagai latihan bangun malam untuk diteruskan di kemudian hari
3.Yang penting nonton bola. Tahajjud adalah sunnah dan bisa dilaksanakan lain
waktu

Demikian pentingnya waktu sepertiga malam dan waktu subuh, maka kita harus jadi
ummat yang cerdas. Tentunya sobat tidak menginginkan ini bukan? karena terlalu
asyik/hanyut menonton sepakbola ternyata tahajjud tidak dilaksanakan, subuh
ketinggalan, bangun kesiangan dan terganggu produktifitas dan berkarya.

Bagi sang istri…bantu suami ya! biar bisa dan tidak lupa shalat tahajjud
sama-sama

Semoga bermanfaat.

by yuda