CHANGE OR DIE
Weblogs June 22nd, 2008<!–
/* Font Definitions */
@font-face
{font-family:"Cambria Math";
panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;
mso-font-charset:1;
mso-generic-font-family:roman;
mso-font-format:other;
mso-font-pitch:variable;
mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}
@font-face
{font-family:Calibri;
panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;
mso-font-charset:0;
mso-generic-font-family:swiss;
mso-font-pitch:variable;
mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}
@font-face
{font-family:Consolas;
panose-1:2 11 6 9 2 2 4 3 2 4;
mso-font-charset:0;
mso-generic-font-family:modern;
mso-font-pitch:fixed;
mso-font-signature:-1610611985 1073750091 0 0 159 0;}
/* Style Definitions */
p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal
{mso-style-unhide:no;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
margin:0in;
margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:Calibri;
mso-fareast-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
p.MsoPlainText, li.MsoPlainText, div.MsoPlainText
{mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-link:"Plain Text Char";
margin:0in;
margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.5pt;
font-family:Consolas;
mso-fareast-font-family:Calibri;
mso-fareast-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
span.PlainTextChar
{mso-style-name:"Plain Text Char";
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-unhide:no;
mso-style-locked:yes;
mso-style-link:"Plain Text";
mso-ansi-font-size:10.5pt;
mso-bidi-font-size:10.5pt;
font-family:Consolas;
mso-ascii-font-family:Consolas;
mso-hansi-font-family:Consolas;}
.MsoChpDefault
{mso-style-type:export-only;
mso-default-props:yes;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:Calibri;
mso-fareast-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
@page Section1
{size:8.5in 11.0in;
margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in;
mso-header-margin:.5in;
mso-footer-margin:.5in;
mso-paper-source:0;}
div.Section1
{page:Section1;}
–>
CHANGE OR DIE
Ada sebuah cerita mengenai seorang raja kaya yang pada
suatu hari berjalan mengelilingi negeri yang dicintainya. Pada jaman itu belum
ditemukan alas kali, sehingga sang raja melewati daerah-daerah yang kadang kala
berbatuan sehingga tapak kakinya sakit. Setelah pulang kembali ke istana, sang
raja memerintahkan kepada menterinya agar menguliti setiap sapi di wilayah
kekuasaannya untuk menutupi seluruh jalan di negeri itu agar kakinya tak lagi
sakit jika berkeliling. Sang menteri berpikir sejenak, dan mengatakan kepada
raja,” Baginda biarpun kita menguliti seluruh sapi di negeri ini tak akan
menutupi seluruh jalan yang ada di negeri ini. Saya mengusulkan untuk membuat
sepatu untuk baginda dari kulit sapi, agar kemanapun baginda pergi kakinya akan
selalu terlindung.” Seringkali cara yang termudah dan termurah dan efektif
dalam menghadapi perubahan adalah memulainya dari diri kita sendiri. Seringkali
kita ingin orang lain, keadaan bahkan dunia ini untuk berubah terlebih dahulu,
namun perubahan itu akan lebih mudah dan realistis terjadi jika kita mulai dari
diri kita terlebih dahulu.
Cerita lain mengenai sebuah kapal perang raksasa yang melintasi
laut yang tertutup dengan kabut tebal, sang kapten yang gagah perkasa
menyerahkan arah kapal tersebut kepada supervisor kapal yang mengamati keadaan
laut di depan kapal dari menara pantau tertinggi di kapal tersebut. Suatu
ketika sang supervisor berteriak, "Kapten ada kapal di depan kita."
Kapten menjawab, "Beritahukan kapal itu agar membanting 20 derajat ke arah
kiri." Sang supervisor memberikan kode dengan isyarat lampu kepada kapal
tersebut, kemudian dibalas dengan perintah agar kapal perang tersebut yang
membanting 20 derajat ke arah kiri. Sang kapten sangat marah dan emosi dan
memberikan perintah kepada supervisor kapal agar membalas pesan seperti
berikut, "Dengar ini adalah perintah dari kapten kapal perang!."
Kemudian datang balasan yang mengatakan, "Ini adalah perintah dari
supervisor tingkat II." Merasa dipermalukan, sang kapten memberikan
perintah, "Kami adalah kapal perang." kemudian balasan datang yang
mengisyaratkan, "Kami adalah mercu suar!"
Ada kalanya kita harus mengambil tindakan untuk berubah.
Jika Anda bertemu "mercu suar" dalam hidup Anda, bersiaplah untuk
berubah atau Anda akan hancur.
Perubahan adalah hal yang tidak meng-enakkan dan tidak
jarang membuat kita ragu, takut bahkan menunda pengambilan tindakan. Mengapa?
Karena perubhan menimbulkan resiko baru yang mungkin lebih beresiko
dibandingkan jika kita tidak berubah sama sekali.
Namun ada kalnya kita harus mengambil suatu keputusan
untuk berubah, jika setelah berkali-kali kita "terantuk" oleh
permasalahn yang sama. Dunia ini bagaikan tempat "belajar" untuk
setiap insan manusia.
Jika kita terus melakukan kesalahan yang sama dan menolak
untuk berubah, kita tidak dapat maju ke "tingkat yang lebih tinggi."
Ingatlah setiap perubahan akan membawa kita kepada dua
pilihan, gagal atau berhasil, pastikan Anda berfokus terhadap keberhasilan itu.
Hidup ini bagaikan roda dunia yang akan terus berputar. Roda itu terus berputar
karena dengan berputar ke depan, roda itu baru dapat maju. George Bernard Shaw
mengatakan kemajuan adalah hal yang mustahil terjadi tanpa adanya perubahan,
dan mereka yang tidak mampu mengubah cara pikirnya tidak akan merubah apapun.
Charles F.
Kettering pun mengatakan hal yang tidak kalah dahsyatnya
bahwa dunia ini membenci akan perubahan namun perubahan itulah satu-satunya
yang mendatangkan kemajuan. Roda kehidupan akan terus berputar, kadang di atas
kadang di bawah, banyak orang yang menahan akan adanya perubahan dan selalu
ingin terus berada di atas roda yang berputar. Mereka terus berusaha untuk
tetap berada pada posisi atas sehingga ketika perubahan terjadi dan mereka
berada di posisi bawah roda, mereka tidak bersiap sehingga tidak mampu bangkit
dari kegagalan.
Kesuksesan seseorang terjadi ketika ia mampu dan siap
menghadapi perubahan. Camkanlah apa yang dikatakan Carol Burnett bahwa hanya
kitalah satu-satunya yang dapat mengubah hidup kita. Tidak ada orang lain yang
dapat melakukannya untuk kita. Menahan arus perubahan dimana dibutuhkan dapat
menghancurkan kehidupan Anda.
Walaupun perubahan membawa perasaan tidak menentu, tidak
berubah juga mendatangkan resiko yang tidak kalah bahayanya. Jika Anda tidak
merasa yakin dengan arah yang Anda ambil saat ini, sudah saatnya Anda menempuh
arah yang lain. Makin cepat Anda mengambil keputusan untuk berubah makin baik.
Adalah hal yang penting untuk diketahui, jika Anda terus melakukan hal yang
sama, Anda akan mendapatkan hasil yang sama. Jika Anda menginginkan hasil yang
berbeda, Anda harus menyambut perubahan dengan sikap yang positif. Live your
life with passion!