CHANGE OR DIE

Weblogs No Comments »

<!–
/* Font Definitions */
@font-face
{font-family:"Cambria Math";
panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;
mso-font-charset:1;
mso-generic-font-family:roman;
mso-font-format:other;
mso-font-pitch:variable;
mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}
@font-face
{font-family:Calibri;
panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;
mso-font-charset:0;
mso-generic-font-family:swiss;
mso-font-pitch:variable;
mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}
@font-face
{font-family:Consolas;
panose-1:2 11 6 9 2 2 4 3 2 4;
mso-font-charset:0;
mso-generic-font-family:modern;
mso-font-pitch:fixed;
mso-font-signature:-1610611985 1073750091 0 0 159 0;}
/* Style Definitions */
p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal
{mso-style-unhide:no;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
margin:0in;
margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:Calibri;
mso-fareast-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
p.MsoPlainText, li.MsoPlainText, div.MsoPlainText
{mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-link:"Plain Text Char";
margin:0in;
margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.5pt;
font-family:Consolas;
mso-fareast-font-family:Calibri;
mso-fareast-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
span.PlainTextChar
{mso-style-name:"Plain Text Char";
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-unhide:no;
mso-style-locked:yes;
mso-style-link:"Plain Text";
mso-ansi-font-size:10.5pt;
mso-bidi-font-size:10.5pt;
font-family:Consolas;
mso-ascii-font-family:Consolas;
mso-hansi-font-family:Consolas;}
.MsoChpDefault
{mso-style-type:export-only;
mso-default-props:yes;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:Calibri;
mso-fareast-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
@page Section1
{size:8.5in 11.0in;
margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in;
mso-header-margin:.5in;
mso-footer-margin:.5in;
mso-paper-source:0;}
div.Section1
{page:Section1;}
–>

CHANGE OR DIE

Ada sebuah cerita mengenai seorang raja kaya yang pada
suatu hari berjalan mengelilingi negeri yang dicintainya. Pada jaman itu belum
ditemukan alas kali, sehingga sang raja melewati daerah-daerah yang kadang kala
berbatuan sehingga tapak kakinya sakit. Setelah pulang kembali ke istana, sang
raja memerintahkan kepada menterinya agar menguliti setiap sapi di wilayah
kekuasaannya untuk menutupi seluruh jalan di negeri itu agar kakinya tak lagi
sakit jika berkeliling. Sang menteri berpikir sejenak, dan mengatakan kepada
raja,” Baginda biarpun kita menguliti seluruh sapi di negeri ini tak akan
menutupi seluruh jalan yang ada di negeri ini. Saya mengusulkan untuk membuat
sepatu untuk baginda dari kulit sapi, agar kemanapun baginda pergi kakinya akan
selalu terlindung.” Seringkali cara yang termudah dan termurah dan efektif
dalam menghadapi perubahan adalah memulainya dari diri kita sendiri. Seringkali
kita ingin orang lain, keadaan bahkan dunia ini untuk berubah terlebih dahulu,
namun perubahan itu akan lebih mudah dan realistis terjadi jika kita mulai dari
diri kita terlebih dahulu.

Cerita lain mengenai sebuah kapal perang raksasa yang melintasi
laut yang tertutup dengan kabut tebal, sang kapten yang gagah perkasa
menyerahkan arah kapal tersebut kepada supervisor kapal yang mengamati keadaan
laut di depan kapal dari menara pantau tertinggi di kapal tersebut. Suatu
ketika sang supervisor berteriak, "Kapten ada kapal di depan kita."
Kapten menjawab, "Beritahukan kapal itu agar membanting 20 derajat ke arah
kiri." Sang supervisor memberikan kode dengan isyarat lampu kepada kapal
tersebut, kemudian dibalas dengan perintah agar kapal perang tersebut yang
membanting 20 derajat ke arah kiri. Sang kapten sangat marah dan emosi dan
memberikan perintah kepada supervisor kapal agar membalas pesan seperti
berikut, "Dengar ini adalah perintah dari kapten kapal perang!."
Kemudian datang balasan yang mengatakan, "Ini adalah perintah dari
supervisor tingkat II." Merasa dipermalukan, sang kapten memberikan
perintah, "Kami adalah kapal perang." kemudian balasan datang yang
mengisyaratkan, "Kami adalah mercu suar!"

Ada kalanya kita harus mengambil tindakan untuk berubah.
Jika Anda bertemu "mercu suar" dalam hidup Anda, bersiaplah untuk
berubah atau Anda akan hancur.

Perubahan adalah hal yang tidak meng-enakkan dan tidak
jarang membuat kita ragu, takut bahkan menunda pengambilan tindakan. Mengapa?
Karena perubhan menimbulkan resiko baru yang mungkin lebih beresiko
dibandingkan jika kita tidak berubah sama sekali.

Namun ada kalnya kita harus mengambil suatu keputusan
untuk berubah, jika setelah berkali-kali kita "terantuk" oleh
permasalahn yang sama. Dunia ini bagaikan tempat "belajar" untuk
setiap insan manusia.

Jika kita terus melakukan kesalahan yang sama dan menolak
untuk berubah, kita tidak dapat maju ke "tingkat yang lebih tinggi."

Ingatlah setiap perubahan akan membawa kita kepada dua
pilihan, gagal atau berhasil, pastikan Anda berfokus terhadap keberhasilan itu.
Hidup ini bagaikan roda dunia yang akan terus berputar. Roda itu terus berputar
karena dengan berputar ke depan, roda itu baru dapat maju. George Bernard Shaw
mengatakan kemajuan adalah hal yang mustahil terjadi tanpa adanya perubahan,
dan mereka yang tidak mampu mengubah cara pikirnya tidak akan merubah apapun.
Charles F.

Kettering pun mengatakan hal yang tidak kalah dahsyatnya
bahwa dunia ini membenci akan perubahan namun perubahan itulah satu-satunya
yang mendatangkan kemajuan. Roda kehidupan akan terus berputar, kadang di atas
kadang di bawah, banyak orang yang menahan akan adanya perubahan dan selalu
ingin terus berada di atas roda yang berputar. Mereka terus berusaha untuk
tetap berada pada posisi atas sehingga ketika perubahan terjadi dan mereka
berada di posisi bawah roda, mereka tidak bersiap sehingga tidak mampu bangkit
dari kegagalan.

Kesuksesan seseorang terjadi ketika ia mampu dan siap
menghadapi perubahan. Camkanlah apa yang dikatakan Carol Burnett bahwa hanya
kitalah satu-satunya yang dapat mengubah hidup kita. Tidak ada orang lain yang
dapat melakukannya untuk kita. Menahan arus perubahan dimana dibutuhkan dapat
menghancurkan kehidupan Anda.

Walaupun perubahan membawa perasaan tidak menentu, tidak
berubah juga mendatangkan resiko yang tidak kalah bahayanya. Jika Anda tidak
merasa yakin dengan arah yang Anda ambil saat ini, sudah saatnya Anda menempuh
arah yang lain. Makin cepat Anda mengambil keputusan untuk berubah makin baik.
Adalah hal yang penting untuk diketahui, jika Anda terus melakukan hal yang
sama, Anda akan mendapatkan hasil yang sama. Jika Anda menginginkan hasil yang
berbeda, Anda harus menyambut perubahan dengan sikap yang positif. Live your
life with passion!

Menggali dan Melejitkan Potensi Diri Untuk Menjadi Manusia Cerdas Tanpa Batas

Books 2 Comments »

Menggali dan Melejitkan Potensi Diri               
Untuk Menjadi Manusia Cerdas Tanpa Batas
Oleh  : Aris Ahmad Jaya                                                 

“  Pemenang tidak melakukan sesuatu yang BEDA,         
Pemenang hanya melakukan sesuatu dengan CARA YANG BERBEDA”

Banyak
orang pintar namun gagal, banyak pribadi cerdas namun kandas di tengah
jalan. Sebaliknya ada sebagian orang biasa-biasa saja di akademik
maupun oleh lingkungannya tetapi meraih sukses luar biasa dimata
manusia dan juga dimata Allah SWT.

Rahasia besar yang dimiliki
orang-orang besar sebenarnya bukan terletak pada seberapa banyak dia
belajar tentang suatu ilmu. Rahasia yang sebenarnya adalah terletak
pada sikap mental yang kokoh, tegar, kuat dan memiliki tujuan hidup
yang berkobar-kobar untuk mewujudkan mimpi dan cita-citanya untuk
sukses dengan aksi nyata yakni dengan 10 % ide 90% keringat.

Orang-orang
besar memulai langkahnya dengan cita-cita yang besar. Kemudian
keberanian memulai pada langkah pertama, berani mengambil resiko gagal,
berani berproses, berani berkorban dan berani dievaluasi (di kritik)
serta berani bangun dan bangkit kembali ketika jatuh atau dijatuhkan
dengan cara yang lebih baik.

Banyak orang pintar dan cerdas yang
tidak berbuat bukan karena tidak mampu melakukan melainkan karena tidak
bertekad. Banyak diantara mereka yang hanya sekedar memutuskan tanpa
berani mulai mengerjakan. Banyak orang yang mampu melakukan sesuatu
namun tidak mau melakukan, padahal tidak ada proses perbaikan hanya
dengan sebuah kemampuan tanpa kemauan memulai dengan aksi nyata.

Anda
harus memiliki keyakinan SUKSES, karena Allah tidak akan merubah nasib
Anda kalau Anda sendiri berperilaku pasif dalam berusaha merubah nasib
Anda. Doa seoptimal mungkin Usaha dan kerja semaksimal mungkin, dan
tawakkal sebagai sandaran akhir dari usaha Anda.

Pribadi yang
bermental sukses selalu berfikir positif atas masalah/kesulitan yang
diberikan oleh Allah kepadaNya sehingga Dia selalu melihat peluang
dalam setiap masalah dan bukan melihat masalah disetiap peluang yang
ada dihadapannya.

Ketika mental Anda adalah mental SUKSES maka
kata-kata yang keluar dari mulut adalah kata-kata optimis. Anda akan
bilang ” Sulit tapi bisa” untuk hal-hal sulit yang Anda rasakan dan
bukan kata kata “Bisa tapi sulit”. Kedua kalimat tersebut mengandung
unsur kata yang sama namun membawa pengaruh yang sangat berbeda.
Kalimat sulit tapi bisa berakhir pada sikap optimis dan berlanjut pada
gerak mencoba, sedangkan kalimat bisa tapi sulit cenderung mendorong
sikap pessimis dan menyerah sebelum melakukan percobaan.

Kesalahan
Anda dalam memilih kosa kata akan berpengaruh pada penerjemahan
kreativitas bawah sadar yang salah. Ketika Anda mengeluarkan kata
dengan metafora negatif maka tubuh Anda akan membenarkan dan mendukung
100% dengan bahasa tubuh yang sesuai. Sebagai contoh, anda berkata
bahwa Anda tidak percaya diri berbicara didepan umum, maka kaki anda
akan merespon dengan gemetar, mata menunduk, tangan tidak terkontrol
dan dada bedegup kencang. Beda halnya ketika Anda berkata “Saya bisa
berbicara didepan umum dan saya pasti mampu”. Maka tubuh Anda akan
merespon tegapnya langkah Anda, mata berusaha menatap tegar, kaki
diusahakan tidak tampak bergetar, tangan bergaya, dan debaran jantung
mampu ternetralisir.

Emosi Anda akan membentuk sikap tubuh Anda,
sikap tubuh dipengaruhi oleh emosi. Sebagai contoh sikap Anda ketika
depresi dengan sikap anda saat bahagia. Ketika depresi wajah Anda
tertunduk, langkah lamban, mata tak bergairah dan sulit tersenyum.
Sedang ketika anda bahagia rona wajah berseri, senyum tersungging, dan
getaran kata-kata indah didengar.

Sebuah penemuan besar abad ini
yang akan merubah motivasi kehidupan Anda dari dalam adalah “Sikap Anda
akan mampu merubah emosi Anda”. Anda pernah lihat bagaimana sikap
pemain sepakbola yang baru memasukkan bola ke gawang musuh? Ceria, lari
kencang, tangan mengepal, dan bergairah. Dan sekarang anda bandingkan
dengan sikap sopir angkutan Kota yang ditangkap polisi dan kena
tilang:? Sedih, senyum dipaksakan, mengumpat, mata tidak bersahabat,
tidak terkontrol dll.

Mari kita fokuskan bahasan pada:” Bagaimana sikap Anda mampu merubah emosi Anda”.
Sekarang
Anda bayangkan satu masalah Anda yang berat, kemudian angkat wajah Anda
menatap kedepan dengan tegas, kepalkan tangan Anda, , bayangkan
peristiwa bahagia yang sangat berkesan dalam hidup anda, melompatlah
mulailah Anda tersenyum, bayangkan keiinginan-keinginan Anda yang
indah, teriaklah “ Aku bisa”. Maka gairah baru akan Anda rasakan.

Untuk
memudahkan anda menemukan sikap positip yang mampu mempengaruhi emosi
Anda maka Anda perlu memakai teknik ATM, yaitu Amati Tiru dan
Modifikasi.
Amati dan pelajari bagaimana proses dan cara orang-orang
sukses menjadi sukses, kemudian Tiru dengan cara yang cerdas tanpa
harus menjadi plagiat, dan akhiri dengan Modifikasi, yakni
menggabungkan pengetrahuan yang baru Anda peroleh dengan keahlian Anda
sebelumnya. Tahukah Anda bahwa keluarga sosro hanya memodifikasi teh
dengan botol menjadi teh botol sosro. Soichiro Honda hanya memodifikasi
sepeda dan motor menjadi satu bagian sehingga menjadi sepeda motor
merek Honda.
Sebagaimana yang diajarkan sahabat saya Purdi Candra
bos Primagama. Yaitu Berani Optimis Tiru Orang Lain. Bayangkan orang
yang menurut Anda SUKSES , bagaiman dia besikap, berjalan, bicara,
tersenyum dll. Hal ini akan memudahkan Anda untuk menemukan format
sikap Anda yang baru dan hidup Anda akan lebih persuasif.

Potensi
unggul yang ada pada tubuh Anda sangat dipengaruhi oleh sikap Anda
terhadap diri Anda. Dan perubahan sikap Anda yang sudah tersusun
belasan tahun hanya dapat dilakukan dengan banyak melatih sikap Anda,
sehingga memperoleh rasa percaya diri yang mantap.
Rasa percaya diri
akan tumbuh karena dipersiapkan yaitu perencanaan dan pelaksanaannya.
Seorang perenang harus berlatih dan mempersiapkan diri berbulan bulan
bahkan tahunan hanya untuk berlomba sekian menit bahkan detik
digelanggang renang yang berbeda. Dalam Olah raga angkat besi seorang
atlet telah melakukan ribuan kali angkatan dalam latihan, namun untuk
menunjukkan kemampuannya, atlet tersebut hanya mengangkat beberapa kali
saja dalam turnamen angkat besi.
Begitupun seorang bintang sepak bola melakukan tembakan ratusan kali untuk mengkasilkan satu gol digawang lawan.

Sejauh
manakah sikap anda mempengaruhi kesuksesan Anda kedepan??. Jawabannya
jelas, Anda tidak akan sukses ketika sikap mental Anda tidak yakin
terhadap diri Anda. Yakinlah bahwa Anda adalah orang yang pertama kali
mampu merubah kehidupan Anda. Tidak seorangpun yang mampu menghentikan
langkah Anda secara permanen kecuali diri Anda sendiri. Yakinkah bahwa
orang lain adalah penonton dal;am kehidupan Anda, namun andalah yang
menjadi pemain utama dan pastikan Anda mampu berdiri tegap dan
mengatakan :”SAYA BISA” InsyaAllah.

Beberapa tips yang semoga mampu menghantarkan kesuksesan Anda menatap masa depan yang cerah.

Tips sederhana yang bisa Anda coba untuk memvisualisasikan mimpi-mimpi Anda  agar lebih fokus dan terarah adalah tips “TAJAM”

TAJAM merupakan kepanjangan dari

1.  T (Tekad yang Kuat dan Tujuan Jelas)
Tekad
kuat dan tujuan jelas adalah dua saudara kembar yang tidak bvisa
berdiri secara terpisah. Apalah artinya main sepakbola tanpa gawang,
atau lari marathon tanpa finish. Bulatkan tekad Anda sebagai pribadi
sukses dan cerdas tanpa batas. Kemauan untuk belajar dan terus belajar.
Pelajari keahlian khusus yang merupakan kompetensi / keahlian yang akan
Anda kembangkan. Tekad yang kuat memang perlu tapi tekad tanpa tujuan
akan membawa hasil LELAH. Milikilah tujuan mulai sekarang apa yang akan
Anda lakukan kedepan. Ingat Anda dilahirkan bukan untuk melakukan
semuanya, tapi Anda dilahirkan untuk melakukan sesuatu. Carilah sesuatu
itu. Anda harus memiliki GAIRAH, AKSI dan CITA-CITA. Gairah dan
Cita-cita tanpa Aksi Anda MELAMUN. Aksi dan Cita-cita tanpa Gairah Anda
akan bekerja serba tanggung “setengah-setengah”, Anda Bergairah dan
Berkerja dengan Aksi tanpa Cita-cita maka Anda akan sampai pada tempat
yang keliru. Anda pasti BISA.

2.    A (Arahkan pada Potensi Positip Anda)
Saya
yakin Anda punya potensi positif yang merupakan kelebihan khas Anda.
Gali dan temukan potensi positip Anda, karena ketika Anda melakukan hal
terbaik dari potensi Anda maka Anda akan mengalami pelejitan luar
biasa. Burung elang gagah jika terbang dan bukan dengan berlari,
sebaliknya kuda akan gagah ketika harus berlari dan bukan berenang.
Allah menciptakan kelebihan dari setiap makhlukNya. Semakin banyak anda
ketahui potensi positif Anda maka InsyaAllah semakin tinggi KOMPETENSI
Anda.

3.  J  (Jauhkan Diri Anda dari Metafora Negatip)
Prasangka
buruk, anggapan negatif, keluh kesah, sumpah serapah dan banyak lagi
istilah-istilah yang lain, tidak akan pernah mampu menghantarkan Anda
sebagai pribadi yang bermental tegar, kokoh dan kuat. Hindari
halusinasi negatif, kata-kata pessimis. Hilangkan kamus mengeluh dari
otak Anda sekarang maka sikap Optimis akan menghampiri Anda,
InsyaAllah. Jangan bilang “ Saya tidak mampu melakukan itu.” Tapi
katakanlah; “Bagaimana caranya agar saya mampu melakukan itu?”.
Prasangka
negatif akan muncul ketika Anda memiliki sifat M3B, yaitu Menunda,
Malas, Menyalahkan dan Banyak alasan. Dengan menunda maka pekerjaan
akan tertumpuk kepada satu waktu ang sangat berat, deangan Malas akan
membuat otot dan pikkiran lemah dan kusut, dengan menyalahkan akan
muncul kebiasaan menuduh orang lain menjadi penyebab kegagalan dan
kambing hitam, dan dengan banyak alasan akan membuat kita tertutup
belajar dari kesalahan.

4.         A (Ambil Manfaat dari Setiap Kegagalan)
Ingat
Firman Allah “ Setelah kesulitan Pasti ada Kemudahan” Rumus sukses
adalah ; Orang SUKSES lebih banyak gagalnya daripada orang gagal.
Sering mencoba sering gagal, tak pernah mencoba tidak pernah gagal.
Tapi hasil akhirnya beda bukan?.
Semua hal mengandung resiko.
Tertawa beresiko memperlihatkan kebodohan, menangis beresiko
memperlihatkan kecengengan, Bertemu orang beresiko memperlihatkan
keterlibatan, Menunjukkan perasaan beresiko menunjukkan diri Anda yang
sebenarnya, Mengemukakan gagasan, impian-impian-impian Anda didepan
umum beresiko kehilangan mereka, mencintai beresiko tidak dicintai,
Hidup beresiko mati, Berharap beresiko putus asa, Mencoba beresiko
gagal, TETAPI resiko harus diambil, karena bahaya terbesar dalam hidup
adalah tidak mengambil resiko apapun. Orang yang tidak mengambil resiko
tidak melakukan apapun, tidak memiliki apapun, dan tidak berarti
apa-apa. Mereka dapat menghindar dari penderitaan dan kesedihan, tetapi
mereka tidak dapat belajar, merasakan berubah, bertumbuh, mencintai
atau hidup.Mereka adalah budak-budak yang dikungkung oleh sikap mereka
sendiri, yakni kehilangan kebebasan. ORANG YANG MERDEKA ADALAH ORANG
YANG BERANI MENGAMBIL RESIKO. (Shiv Khera – You Can Win) , Anda dan
saya sebenarnya tidak pernah gagal, yang gagal adalah peristiwanya.
Seorang gadis yang menggoreng tempe dan tempenya gosong sesungguhnya
yang gosong adalah tempenya. Artinya kita akan mampu bangkit kembali
dari kegagalan yang pertama dengan memakai cara yang berbeda. Pelajari
penyebab kegagalan, minimalisir kesalahan dan lakukan cara baru yang
lebih baik, maka kegagalan pertama akan menjadi batu pijakan kesuksesan
berikutnya.

5.                                          M (Mantabkan Motivasi dengan Aksi Nyata)
Kuatkan
motivasi Anda dengan tekad yang tegas dan kuat. Buatlah lingkungan yang
mendukung motivasi Anda, dan segeralah hijrah ketika lingkungan yang
Ada tidak mendukung kondisi motivasi Anda.
Ada sebuah cerita
mengenai seorang raja kaya yang pada suatu hari berjalan mengelilingi
negeri yang dicintainya. Pada jaman itu belum ditemukan alas kali,
sehingga sang raja melewati daerah-daerah yang kadang kala berbatuan
sehingga tapak kakinya sakit. Setelah pulang kembali ke istana, sang
raja memerintahkan kepada menterinya agar menguliti setiap sapi di
wilayah kekuasaannya untuk menutupi seluruh jalan di negeri itu agar
kakinya tak lagi sakit jika berkeliling. Sang menteri berpikir sejenak,
dan mengatakan kepada raja,” Baginda biarpun kita menguliti seluruh
sapi di negeri ini tak akan menutupi seluruh jalan yang ada di negeri
ini. Saya mengusulkan untuk membuat sepatu untuk baginda dari kulit
sapi, agar kemanapun baginda pergi kakinya akan selalu terlindung.”
Seringkali cara yang termudah dan termurah dan efektif dalam menghadapi
perubahan adalah memulainya dari diri kita sendiri. Seringkali kita
ingin orang lain, keadaan bahkan dunia ini untuk berubah terlebih
dahulu, namun perubahan itu akan lebih mudah dan realistis terjadi jika
kita mulai dari diri kita terlebih dahulu.
Cerita lain mengenai
sebuah kapal perang raksasa yang melintasi laut yang tertutup dengan
kabut tebal, sang kapten yang gagah perkasa menyerahkan arah kapal
tersebut kepada supervisor kapal yang mengamati keadaan laut di depan
kapal dari menara pantau tertinggi di kapal tersebut. Suatu ketika sang
supervisor berteriak, "Kapten ada kapal di depan kita." Kapten
menjawab, "Beritahukan kapal itu agar membanting 20 derajat ke arah
kiri." Sang supervisor memberikan kode dengan isyarat lampu kepada
kapal tersebut, kemudian dibalas dengan perintah agar kapal perang
tersebut yang membanting 20 derajat ke arah kiri. Sang kapten sangat
marah dan emosi dan memberikan perintah kepada supervisor kapal agar
membalas pesan seperti berikut, "Dengar ini adalah perintah dari kapten
kapal perang!." Kemudian datang balasan yang mengatakan, "Ini adalah
perintah dari supervisor tingkat II." Merasa dipermalukan, sang kapten
memberikan perintah, "Kami adalah kapal perang." kemudian balasan
datang yang mengisyaratkan, "Kami adalah mercu suar!"
Ada kalanya
kita harus mengambil tindakan untuk berubah. Jika Anda bertemu "mercu
suar" dalam hidup Anda, bersiaplah untuk berubah atau Anda akan hancur.
Perubahan adalah hal yang tidak meng-enakkan dan tidak jarang membuat
kita ragu, takut bahkan menunda pengambilan tindakan. Mengapa? Karena
perubhan menimbulkan resiko baru yang mungkin lebih beresiko
dibandingkan jika kita tidak berubah sama sekali. Namun ada kalnya kita
harus mengambil suatu keputusan untuk berubah, jika setelah
berkali-kali kita "terantuk" oleh permasalahn yang sama. Dunia ini
bagaikan tempat "belajar" untuk setiap insan manusia. Jika kita terus
melakukan kesalahan yang sama dan menolak untuk berubah, kita tidak
dapat maju ke "tingkat yang lebih tinggi."
Ingatlah setiap perubahan
akan membawa kita kepada dua pilihan, gagal atau berhasil, pastikan
Anda berfokus terhadap keberhasilan itu. Hidup ini bagaikan roda dunia
yang akan terus berputar. Roda itu terus berputar karena dengan
berputar ke depan, roda itu baru dapat maju. George Bernard Shaw
mengatakan kemajuan adalah hal yang mustahil terjadi tanpa adanya
perubahan, dan mereka yang tidak mampu mengubah cara pikirnya tidak
akan merubah apapun. Charles F. Kettering pun mengatakan hal yang tidak
kalah dahsyatnya bahwa dunia ini membenci akan perubahan namun
perubahan itulah satu-satunya yang mendatangkan kemajuan. Roda
kehidupan akan terus berputar, kadang di atas kadang di bawah, banyak
orang yang menahan akan adanya perubahan dan selalu ingin terus berada
di atas roda yang berputar. Mereka terus berusaha untuk tetap berada
pada posisi atas sehingga ketika perubahan terjadi dan mereka berada di
posisi bawah roda, mereka tidak bersiap sehingga tidak mampu bangkit
dari kegagalan.
Kesuksesan seseorang terjadi ketika ia mampu dan
siap menghadapi perubahan. Camkanlah apa yang dikatakan Carol Burnett
bahwa hanya kitalah satu-satunya yang dapat mengubah hidup kita. Tidak
ada orang lain yang dapat melakukannya untuk kita. Menahan arus
perubahan dimana dibutuhkan dapat menghancurkan kehidupan Anda.
Walaupun perubahan membawa perasaan tidak menentu, tidak berubah juga
mendatangkan resiko yang tidak kalah bahayanya. Jika Anda tidak merasa
yakin dengan arah yang Anda ambil saat ini, sudah saatnya Anda menempuh
arah yang lain. Makin cepat Anda mengambil keputusan untuk berubah
makin baik. Adalah hal yang penting untuk diketahui, jika Anda terus
melakukan hal yang sama, Anda akan mendapatkan hasil yang sama. Jika
Anda menginginkan hasil yang berbeda, Anda harus menyambut perubahan
dengan sikap yang positif. Live your life with passion!

Bangkitlah wahai Saudara dengan tiga hal:

1.      Jangan Mengeluh (hapuskan kata mengeluh dalam otak Anda)
2.      Coba lagi dan coba lagi dan jangan tunda sampai besok.
3.      Usaha semaksimal, Berdoalah kepada Allah seoptimal mungkin dan Serahkan sepenuhnya PadaNya.

Selamat
dan Anda Layak dapat Bintang. Anda telah memasuki kandang MACAN dan
bukan Kandang Kambing. Akan diketahui mana yang Ompong dan mana yang
Bertaring. Buktikan bahwa Anda adalah orang terbaik yang pernah
dimiliki oleh keluarga Anda. Bangkitlah dan mari kita bangun bersama
kejayaan di Bumi ini.

Aris Ahmad Jaya
Direktur pada PT ABCo Sugesti Motivatindo
Lembaga
Character Building dan Managemen Terapan yang berkonsentrasi pada Auto
Sugesti Power. (Membangkitkan keyakinan Diri dari Dalam)

ABCo Sugesti Motivatindo berkantor di
Bogor Raya Permai Blok FD IV No 16 A
Jl. KH Sholeh Iskandar Desa Curug Kecamatan Bogor Barat
Bogor Jawa Barat.
Telp/Fax (0251)7539062  Hp. 0818101446

Tahajjud vs EURO 2008

Religion No Comments »

<!–
/* Font Definitions */
@font-face
{font-family:"Cambria Math";
panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;
mso-font-charset:0;
mso-generic-font-family:roman;
mso-font-pitch:variable;
mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;}
@font-face
{font-family:Calibri;
panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;
mso-font-charset:0;
mso-generic-font-family:swiss;
mso-font-pitch:variable;
mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}
/* Style Definitions */
p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal
{mso-style-unhide:no;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
margin:0in;
margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:12.0pt;
font-family:"Times New Roman","serif";
mso-fareast-font-family:Calibri;
mso-fareast-theme-font:minor-latin;}
.MsoChpDefault
{mso-style-type:export-only;
mso-default-props:yes;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:Calibri;
mso-fareast-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
@page Section1
{size:8.5in 11.0in;
margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in;
mso-header-margin:.5in;
mso-footer-margin:.5in;
mso-paper-source:0;}
div.Section1
{page:Section1;}
–>

Tak ayal lagi sejak tangggal 7 kemarin sampai dengan akhir bulan juni ini,
masyarakat dunia, masyarakat Indonesia dan khususnya kampung saya terutama kaum
Adam yang gila bola dipastikan kurang tidur. Setiap malam begadang untuk
menyaksikan perhelatan akbar sepakbola di benua Eropa lewat 5 stasiun TV
(hmmm..nggak tanggung-tanggung). Sebagian masyarakat menganggap inilah salah
satu obat melupakan kesusahan dimana harga BBM yang baru saja naik dan berbagai
kesulitan pokok yang menghimpit kaum menengah ke bawah bangsa ini.

Khusus bagi umat Islam adanya tontonan sepakbola ini tidak hanya sekedar
sebagai hiburan olahraga emosi dan mata tetapi bisa dijadikan "Alat"
untuk melatih dan mensukseskan ibadah kita. Kita semua tahu jam tayang dari
Swiss & Austria itu "bentrok" dengan sepertitiga malam yang
notabene jam ibadah mulia kita, yakni Shalat Tahajjud.

Tahajud merupakan amalan sunah yang sangat dianjurkan. QS.17:79
"Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang
tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan-mu
mengangkat kamu ke tempat yang terpuji."

Selain itu, seorang yang mengaku "benar-benar" beriman harus punya
ciri seperti ini : QS.32:16
"Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, sedang
mereka berdoa kepada Tuhannya dengan rasa takut dan harap, dan mereka
menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka."

Ibadah ini dilabeli "sangat mulia" karena juga tidak mudah untuk
melakukannya (apalagi menjadi rutinitas). Disaat hormon-hormon tubuh
menginginkan istirahat (karena mendeteksi kegelapan), kita harus berjuang
melawan diri sendiri : tidak hanya membuka mata, tapi harus berjalan untuk
wudhu dan merasakan dinginnya air untuk bersiap "bercengkrama" dengan
Allah SWT. Disisi lain TV kita menunggu untuk dihidupkan, atau menunggu untuk
ditonton.

Rasulullah SAW bersabda,
"Setan akan mengikat tengkuk seseorang dari kamu
ketika dia tidur dengan tiga ikatan. Setiap satu ikatan, setan berkata, ‘Atas
kamu malam yang panjang, maka tidurlah kamu’. Jika dia bangun, lalu berzikir
kepada Allah, lepaslah satu ikatan. Jika dia berwudhu, lepaslah satu ikatan
lagi. Jika dia shalat, lepaslah ikatan ketiga sehingga dia merasa segar dan
hatinya merasa enak. Jika tidak melakukan yang demikian itu maka dia menjadi
malas dan buruklah hatinya". (HR Bukhari dan Muslim).

Dan jangan lupa sobat!!! Allah swt memberikan bonus istimewa jika makhluknya
mampu dengan ikhlas dan benar dalam ber-tahajjud (dimanaorang lain tertidur
lelap dibuai mimpi). Inilah bonusnya :
Abu Hurairah ra. meriwayatkan bahwa Rasul bersabda: "Tuhan kita (Allah)
Azza Wajalla tiap malam turun ke langit dunia pada sepertiga malam
terakhir". Rasul melanjutkan, "Pada saat itulah Allah SWT berfirman:
‘Barang siapa berdoa kepada-Ku pasti Aku kabulkan; barang siapa meminta
kepada-Ku pasti Aku beri; dan barang siapa meminta ampunan kepada-Ku pasti Aku
ampuni’".

Kemudian juga,
Dari Amar bin Abas berkata, "Saya mendengar
Rasulullah SAW bersabda: "Sedekat-dekatnya hamba kepada Allah ialah di
sepertiga malam terakhir, maka jika engkau termasuk golongan orang yang
berzikir kepada Allah pada waktu itu, usahakanlah!" (HR. Tirmidzi).

Karena itu, betapa ruginya bila waktu emas tersebut terlewat sia-sia hanya
dikarenakan dengan sesuatu yang sedikit manfaatnya (nonton EURO tentunya).
Shalat Tahajjud terbukti melahirkan ketenangan jiwa, terkabulnya doa, kepekaan
diri, sehat badan, dan semangat hidup yang berlipat; maka sebaliknya
"asyiknya" nonton bola memberikan kegembiraan/kekecewaan sesaat, mata
kurang tidur, vitalitas diri menurun, kadang shalat subuh kesiangan,
terganggunya kesehatan, hingga buyarnya konsentrasi.

Dengan adanya tontonan bola ini, sobat termasuk kategori yang nomor berapa?
1. Sangat merasa terganggu. Sehingga nonton sepakbola tidak perlu karena
mengganggu kekhusyu’an dan keikhlasan tahajjud
2. Siap atur waktu sehingga Tahajjud jalan, nonton bola juga jalan. Menganggap
sebagai latihan bangun malam untuk diteruskan di kemudian hari
3.Yang penting nonton bola. Tahajjud adalah sunnah dan bisa dilaksanakan lain
waktu

Demikian pentingnya waktu sepertiga malam dan waktu subuh, maka kita harus jadi
ummat yang cerdas. Tentunya sobat tidak menginginkan ini bukan? karena terlalu
asyik/hanyut menonton sepakbola ternyata tahajjud tidak dilaksanakan, subuh
ketinggalan, bangun kesiangan dan terganggu produktifitas dan berkarya.

Bagi sang istri…bantu suami ya! biar bisa dan tidak lupa shalat tahajjud
sama-sama

Semoga bermanfaat.

by yuda

At Yogya

Travel 1 Comment »

Tiba di Kota Gudeg tepat pukul 8.20 AM Selasa, setelah 7 tahun tidak berkunjung…
Trip Route :
:)1/2, soto pa sholeh-jl.adi sucipto(mantap juga nih soto-nendang bo)
:)pertama, kantor Divre,kulo nuhun or mohon ijin

:)kedua, Gudang Kalasan (3G or GPRS TSEL down,pake Matrix gw deh)

:)ketiga, Gudang Playen-gunung kidul(3G down,pake GPRS TSEL,Matrix ok selalu)
:)keempat, Lunch di ??? Lupa namanya,disini ada extrem kuliner belalang  goreng..weksss.khas dr warung makan ini nasi merah,ditemani oleh lauk pauk yg  berselera,ada empal,kulit jeroan,rebon,ayam goreng,urap,dll (smwnya gw coba,kecuali sop n belalangnya pastinya)

:)kelima, Gudang Pajangan (3G down,GPRS TSEL Ok,Matrix pasti)

:)keenam, Gudang Wates (3G down, GPRS TSEL ok,Matrix ok)

:)ketujuh, makan malam di mie godog,gw prefer bihun godog aja deh,enak bgt
:)kedelapan, kerumah dinas di tambak bayan,disini dapat sinyal WIFI dr hotel   tetangga,kenceng bgt(tes remote ke pusat via SSL VPN )

:)kesembilan,kehotel saphir,sholat + tidur bntr ampe jam 23.30

:)kesepuluh,tepat 23.40 dijemput n berangkat ke Gudeg Pawon yang terkenal itu (buka dr jam 23.30 hingga habis sktr pukul 2.00 dini hari).Tiba dilokasi ternyata tutup…hiksss ada pengumuman kalo Gudeg libur dr senin-jumat,bukan jodoh nih.
:)kesebelas,cari pengganti Gudeg Pawon,dapet Gudeg Permata-jl.gajah mada.Pesen Gudeg+ayam dada+tahu+crecek=enak + kenyang bgt..:)

:)keduabelas, back 2 hotel,istirahat,krn ga bisa tidur nulis berita ini deh,skrg jam 1:54AM
:)bersambung esok hari….
 

13 Sifat Laki-laki Yang Tidak Disukai Perempuan

Uncategorized No Comments »

Oleh: DR. Amir Faishol Fath

Para istri atau kaum wanita adalah manusia yang juga mempunyai hak tidak suka kepada laki-laki karena beberapa sifa-sifatnya. Karena itu kaum lelaki tidak boleh egois, dan merasa benar. Melainkan juga harus memperhatikan dirinya, sehingga ia benar-benar bisa tampil sebagai seorang yang baik. Baik di mata Allah, pun baik di mata manusia, lebih-lebih baik di mata istri. Ingat bahwa istri adalah sahabat terdekat, tidak saja di dunia melainkan sampai di surga. Karena itulah perhatikan sifat-sifat berikut yang secara umum sangat tidak disukai oleh para istri atau kaum wanita. Semoga bermanfaat.

Pertama, Tidak Punya Visi

Setiap kaum wanita merindukan suami yang mempunyai visi hidup yang jelas. Bahwa hidup ini diciptakan bukan semata untuk hidup. Melainkan ada tujuan mulia. Dalam pembukaan surah An Nisa’:1 Allah swt. Berfirman: “Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan isterinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu”. Dalam ayat ini Allah dengan tegas menjelaskan bahwa tujuan hidup berumah tangga adalah untuk bertakwa kepada Allah. Takwa dalam arti bersungguh mentaati-Nya. Apa yang Allah haramkan benar-benar dijauhi. Dan apa yang Allah perintahkan benar ditaati.

Namun yang banyak terjadi kini, adalah bahwa banyak kaum lelaki atau para suami yang menutup-nutupi kemaksiatan. Istri tidak dianggap penting. Dosa demi dosa diperbuat di luar rumah dengan tanpa merasa takut kepada Allah. Ingat bahwa setiap dosa pasti ada kompensasinya. Jika tidak di dunia pasti di akhirat. Sungguh tidak sedikit rumah tangga yang hancur karena keberanian para suami berbuat dosa. Padahal dalam masalah pernikahan Nabi saw. bersabda: “Pernikahan adalah separuh agama, maka bertakwalah pada separuh yang tersisa.”

Kedua, Kasar

Dalam sebuah riwayat dikatakan bahwa wanita diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok. Ini menunjukkan bahwa tabiat wanita tidak sama dengan tabiat laki-laki. Karena itu Nabi saw. menjelaskan bahwa kalau wanita dipaksa untuk menjadi seperti laki-laki tulung rusuk itu akan patah. Dan patahnya berarti talaknya. Dari sini nampak bahwa kaum wanita mempunyai sifat ingin selalui dilindungi. Bukan diperlakukan secara kasar. Karena itu Allah memerintahkan para suami secara khusus agar menyikapi para istri dengan lemah lembut: Wa’aasyiruuhunna bil ma’ruuf (Dan sikapilah para istri itu dengan perlakuan yang baik) An Nisa: 19. Perhatikan ayat ini menggambarkan bahwa sikap seorang suami yang baik bukan yang bersikap kasar, melainkan yang lembut dan melindungi istri.

Banyak para suami yang menganggap istri sebagai sapi perahan. Ia dibantai dan disakiti seenaknya. Tanpa sedikitpun kenal belas kasihan. Mentang-mentang badannya lebih kuat lalu memukul istri seenaknya. Ingat bahwa istri juga manusia. Ciptaan Allah. Kepada binatang saja kita harus belas kasihan, apalagi kepada manusia. Nabi pernah menggambarkan seseorang yang masuk neraka karena menyikas seekor kucing, apa lagi menyiksa seorang manusia yang merdeka.

Ketiga, Sombong

Sombong adalah sifat setan. Allah melaknat Iblis adalah karena kesombongannya. Abaa wastakbara wakaana minal kaafiriin (Al Baqarah:34). Tidak ada seorang mahlukpun yang berhak sombong, karena kesombongan hanyalah hak priogatif Allah. Allah berfirman dalam hadits Qurdsi: “Kesombongan adalah selendangku, siapa yang menandingi aku, akan aku masukkan neraka.” Wanita adalah mahluk yang lembut. Kesombongan sangat bertentangan dengan kelembutan wanita. Karena itu para istri yang baik tidak suka mempunyai suami sombong.

Sayangnya dalam keseharian sering terjadi banyak suami merasa bisa segalanya. Sehingga ia tidak mau menganggap dan tidak mau mengingat jasa istri sama sekali. Bahkan ia tidak mau mendengarkan ucapan sang istri. Ingat bahwa sang anak lahir karena jasa kesebaran para istri. Sabar dalam mengandung selama sembilan bulan dan sabar dalam menyusui selama dua tahun. Sungguh banyak para istri yang menderita karena prilaku sombong seorang suami.

Keempat, Tertutup

Nabi saw. adalah contoh suami yang baik. Tidak ada dari sikap-sikapnya yang tidak diketahui istrinya. Nabi sangat terbuka kepada istri-istrinya. Bila hendak bepergian dengan salah seorang istrinya, nabi melakukan undian, agar tidak menimbulkan kecemburuan dari yang lain. Bila nabi ingin mendatangi salah seorang istrinya, ia izin terlebih dahulu kepada yang lain. Perhatikan betapa nabi sangat terbuka dalam menyikapi para istri. Tidak seorangpun dari mereka yang merasa didzalimi. Tidak ada seorang dari para istri yang merasa dikesampingkan.

Kini banyak kejadian para suami menutup-nutupi perbuatannya di luar rumah. Ia tidak mau berterus terang kepada istrinya. Bila ditanya selalu jawabannya ngambang. Entah ada rapat, atau pertemuan bisnis dan lain sebagainya. Padahal tidak demikian kejadiannya. Atau ia tidak mau berterus terang mengenai penghasilannya, atau tidak mau menjelaskan untuk apa saja pengeluaran uangnya. Sikap semacam ini sungguh sangat tidak disukai kaum wanita. Banyak para istri yang tersiksa karena sikap suami yang begitu tertutup ini.

Kelima, Plinplan

Setiap wanita sangat mendambakan seorang suami yang mempunyai pendirian. Bukan suami yang plinplan. Tetapi bukan diktator. Tegas dalam arti punya sikap dan alasan yang jelas dalam mengambil keputusan. Tetapi di saat yang sama ia bermusyawarah, lalu menentukan tindakan yang harus dilakukan dengan penuh keyakinan. Inilah salah satu makna qawwam dalam firman Allah: arrijaalu qawwamuun alan nisaa’ (An Nisa’:34).

Keenam, Pembohong

Banyak kejadian para istri tersiksa karena sang suami suka berbohong. Tidak mau jujur atas perbuatannya. Ingat sepandai-pandai tupai melompat pasti akan jatuh ke tanah. Kebohongan adalah sikap yang paling Allah benci. Bahkan Nabi menganggap kebohongan adalah sikap orang-orang yang tidak beriman. Dalam sebuah hadits Nabi pernah ditanya: hal yakdzibul mukmin (apakah ada seorang mukmin berdusta?) Nabi menjawab: Laa (tidak). Ini menunjukkan bahwa berbuat bohong adalah sikap yang bertentangan dengan iman itu sendiri.

Sungguh tidak sedikit rumah tangga yang bubar karena kebohongan para suami. Ingat bahwa para istri tidak hanya butuh uang dan kemewahan dunia. Melainkan lenbih dari itu ia ingin dihargai. Kebohongan telah menghancurkan harga diri seorang istri. Karena banyak para istri yang siap dicerai karena tidak sanggup hidup dengan para sumai pembohong.

Ketujuh, Cengeng

Para istri ingin suami yang tegar, bukan suami yang cengeng. Benar Abu Bakar Ash Shiddiq adalah contoh suami yang selalu menangis. Tetapi ia menangis bukan karena cengeng melainkan karena sentuhan ayat-ayat Al Qur’an. Namun dalam sikap keseharian Abu Bakar jauh dari sikap cengeng. Abu Bakar sangat tegar dan penuh keberanian. Lihat sikapnya ketika menghadapi para pembangkang (murtaddin), Abu Bakar sangat tegar dan tidak sedikitpun gentar.

Suami yang cenging cendrung nampak di depan istri serba tidak meyakinkan. Para istri suka suami yang selalu gagah tetapi tidak sombong. Gagah dalam arti penuh semangat dan tidak kenal lelah. Lebih dari itu tabah dalam menghadapi berbagai cobaan hidup.

Kedelapan, Pengecut

Dalam sebuah doa, Nabi saw. minta perlindungan dari sikap pengecut (a’uudzubika minal jubn), mengapa? Sebab sikap pengecut banyak menghalangi sumber-sumber kebaikan. Banyak para istri yang tertahan keinginannya karena sikap pengecut suaminya. Banyak para istri yang tersiksa karena suaminya tidak berani menyelesaikan permasalahan yang dihadapi. Nabi saw. terkenal pemberani. Setiap ada pertempuran Nabi selalu dibarisan paling depan. Katika terdengar suara yang menakutkan di kota Madinah, Nabi saw. adalah yang pertama kaluar dan mendatangi suara tersebut.

Para istri sangat tidak suka suami pengecut. Mereka suka pada suami yang pemberani. Sebab tantangan hidup sangat menuntut keberanian. Tetapi bukan nekad, melainkan berani dengan penuh pertimbangan yang matang.

Kesembilan, Pemalas

Di antara doa Nabi saw. adalah minta perlindingan kepada Allah dari sikap malas: allahumma inni a’uudzubika minal ‘ajizi wal kasal , kata kasal artinya malas. Malas telah membuat seseorang tidak produktif. Banyak sumber-sumber rejeki yang tertutup karena kemalasan seorang suami. Malas sering kali membuat rumah tangga menjadi sempit dan terjepit. Para istri sangat tidak suka kepada seorang suami pemalas. Sebab keberadaanya di rumah bukan memecahkan masalah melainkan menambah permasalah. Seringkali sebuah rumah tangga diwarnai kericuhan karena malasnya seorang suami.

Kesepuluh, Cuek Pada Anak

Mendidik anak tidak saja tanggung jawab seorang istri melainkan lebih dari itu tanggung jawab seorang suami. Perhatikan surat Luqman, di sana kita menemukan pesan seorang ayah bernama Luqman, kepada anaknya. Ini menunjukkan bahwa seorang ayah harus menentukan kompas jalan hidup sang anak. Nabi saw. Adalah contoh seorang ayah sejati. Perhatiannya kepada sang cucu Hasan Husain adalah contoh nyata, betapa beliau sangat sayang kepada anaknya. Bahkan pernah berlama-lama dalam sujudnya, karena sang cucu sedang bermain-main di atas punggungnya.

Kini banyak kita saksikan seorang ayah sangat cuek pada anak. Ia beranggapan bahwa mengurus anak adalah pekerjaan istri. Sikap seperti inilah yang sangat tidak disukai para wanita.

Kesebelas, Menang Sendiri

Setiap manusia mempunyai perasaan ingin dihargai pendapatnya. Begitu juga seorang istri. Banyak para istri tersiksa karena sikap suami yang selalu merasa benar sendiri. Karena itu Umar bin Khaththab lebih bersikap diam ketika sang istri berbicara. Ini adalah contoh yang patut ditiru. Umar beranggapan bahwa adalah hak istri mengungkapkan uneg-unegnya sang suami. Sebab hanya kepada suamilah ia menemukan tempat mencurahkan isi hatinya. Karena itu seorang suami hendaklah selalu lapang dadanya. Tidak ada artinya merasa menang di depan istri. Karena itu sebaik-baik sikap adalah mengalah dan bersikap perhatian dengan penuh kebapakan. Sebab ketika sang istri ngomel ia sangat membutuhkan sikap kebapakan seorang suami. Ada pepetah mengatakan: jadilah air ketika salah satunya menjadi api.

Keduabelas, Jarang Komunikasi

Banyak para istri merasa kesepian ketika sang suami pergi atau di luar rumah. Sebaik-baik suami adalah yang selalu mengontak sang istri. Entah denga cara mengirim sms atau menelponnya. Ingat bahwa banyak masalah kecil menjadi besar hanya karena miskomunikasi. Karena itu sering berkomukasi adalah sangat menentukan dalam kebahagiaan rumah tangga.

Banyak para istri yang merasa jengkel karena tidak pernah dikontak oleh suaminya ketika di luar rumah. Sehingga ia merasa disepelekan atau tidak dibutuhkan. Para istri sangat suka kepada para suami yang selalu mengontak sekalipun hanya sekedar menanyakan apa kabarnya.

Ketigabelas, Tidak Rapi dan Tidak Harum

Para istri sangat suka ketika suaminya selalu berpenampilan rapi. Nabi adalah contoh suami yang selalu rapi dan harum. Karena itu para istrinya selalu suka dan bangga dengan Nabi. Ingat bahwa Allah Maha indah dan sangat menyukai keindahan. Maka kerapian bagian dari keimanan. Ketika seorang suami rapi istri bangga karena orang-orang pasti akan berkesan bahwa sang istri mengurusnya. Sebaliknya ketika sang suami tidak rapi dan tidak harum, orang-orang akan berkesan bahwa ia tidak diurus oleh istrinya. Karena itu bagi para istri kerapian dan kaharuman adalah cermin pribadi istri. Sungguh sangat tersinggung dan tersiksa seorang istri, ketika melihat suaminya sembarangan dalam penampilannya dan menyebarkan bahu yang tidak enak. Allahu a’lam

Dakwatuna.com

13 Sifat Perempuan Yang Tidak Disukai Laki-Laki

Uncategorized No Comments »

Oleh: Ulis Tofa, Lc

Salah satu Pusat Kajian di Eropa telah mengadakan survai seputar 20 sifat perempuan yang paling tidak disukai laki-laki. Survai ini diikuti oleh dua ribu (2000) peserta laki-laki dari beragam umur, beragam wawasan dan beragam tingkat pendidikan.

Survai itu menguatkan bahwa ada 13 sifat atau tipe perempuan yang tidak disukai laki-laki:

Pertama, perempuan yang kelaki-lakian, “mustarjalah”

Perempuan tipe ini menempati urutan pertama dari sifat yang paling tidak disukai laki-laki. Padahal banyak perempuan terpandang berkeyakinan bahwa laki-laki mencintai perempuan “yang memiliki sifat perkasa”. Namun survai itu justru sebaliknya, bahwa para peserta survai dari kalangan laki-laki menguatkan bahwa perempuan seperti ini telah hilang sifat kewanitannya secara fitrah. Mereka menilai bahwa perangai itu tidak asli milik perempuan. Seperti sifat penunjukan diri lebih kuat secara fisik, sebagaimana mereka menyaingi laki-laki dalam berbagai bidang kerja, terutama bidang yang semestinya hanya untuk laki-laki… Mereka bersuara lantang menuntut haknya dalam dunia kepemimpinan dan jabatan tinggi! Sebagian besar pemuda yang ikut serta dalam survai ini mengaku tidak suka berhubungan dengan tipe perempuan seperti ini.

Kedua, perempuan yang tidak bisa menahan lisannya “Tsartsarah”

Tipe perempuan ini menempati urutan kedua dari sifat yang tidak disukai laki-laki, karena perempuan yang banyak omong dan tidak memberi kesempatan orang lain untuk berbicara, menyampaikan pendapatnya, umumnya lebih banyak memaksa dan egois. Karena itu kehidupan rumah tangga terancam tidak bisa bertahan lebih lama, bahkan berubah menjadi “neraka”.

Ketiga, perempuan materialistis “Maaddiyah”

Adalah tipe perempuan yang orientasi hidupnya hanya kebendaan dan materi. Segala sesuatu dinilai dengan harga dan uang. Tidak suka ada pengganti selain materi, meskipun ia lebih kaya dari suaminya.

Keempat, perempuan pemalas “muhmalah”

Tipe perempuan ini menempati urutan keempat dari sifat perempuan yang tidak disukai laki-laki.

Kelima, perempuan bodoh “ghobiyyah”

Yaitu tipe perempuan yang tidak memiliki pendapat, tidak punya ide dan hanya bersikap pasif.

Keenam, perempuan pembohong “kadzibah”

Tipe perempuan yang tidak bisa dipercaya, suka berbohong, tidak berkata sebenarnya, baik menyangkut masalah serius, besar atau masalah sepele dan remah. Tipe perempuan ini sangat ditakuti laki-laki, karena tidak ada yang bisa dipercaya lagi dari segala sisinya, dan umumnya berkhianat terhadap suaminya.

Ketujuh, perempuan yang mengaku serba hebat “mutabahiyah”

Tipe perempuan ini selalu menyangka dirinya paling pintar, ia lebih hebat dibandingkan dengan lainnya, dibandingkan suaminya, anaknya, di tempat kerjanya, dan kedudukan materi lainnya…

Kedelapan, perempuan sok jagoan, tidak mau kalah dengan suaminya

Tipe perempuan yang selalu menunjukkan kekuatan fisiknya setiap saat.

Kesembilan, perempuan yang iri dengan perempuan lainnya.

Adalah tipe perempuan yang selalu menjelekkan perempuan lain.

Kesepuluh, perempuan murahan “mubtadzilah”

Tipe perempuan pasaran yang mengumbar omongannya, perilakunya, menggadaikan kehormatan dan kepribadiannya di tengah-tengah masyarakat.

Kesebelas, perempuan yang perasa “syadidah hasasiyyah”

Tipe perempuan seperti ini banyak menangis yang mengakibatkan laki-laki terpukul dan terpengaruh semenjak awal. Suami menjadi masyghul dengan sikap cengengnya.

Keduabelas, perempuan pencemburu yang berlebihan “ghayyur gira zaidah”

Sehingga menyebabkan kehidupan suaminya terperangkap dalam perselisihan, persengketaan tak berkesudahan.

Ketigabelas, perempuan fanatis “mumillah”

Model perempuan yang tidak mau menerima perubahan, nasehat dan masukan meskipun itu benar dan ia membutuhkannya. Ia tidak mau menerima perubahan dari suaminya atau anak-anaknya, baik dalam urusan pribadi atau urusan rumah tangganya secara umum. Model seperti ini memiliki kemampuan untuk nerimo dengan satu kata, satu cara, setiap harinya selama tiga puluh tahun, tanpa ada rasa jenuh!

Ketika Laki-Laki Memilih

Dari hasil survai di Eropa itu, dikomparasikan dengan pendapat banyak kalangan dari para pemuda, para suami seputar hasil survai itu, maka bisa kita lihat pendapatnya sebagai berikut:

Sebut saja namanya Muhammad Yunus (36) tahun, menikah semenjak sebelas tahun, ia berkomentar:

“Saya sepakat dengan hasil survai itu. Terutama sifat “banyak omong dan malas”. Tidak ada sifat yang lebih jelek dari perilaku mengumbar omongan, tidak bisa menahan lisan, siang-malam dalam setiap perbincangan, baik berbincangan serius atau canda, menjadikan suaminya dalam kondisi sempit, dan marah, apalagi suaminya telah menjalankan pekerjaan berat di luar, di mana ia membutuhkan ketenangan dan kejernihan pikiran di rumah.

Saya baru mengetahui dari rekan saya yang memiliki istri model ini, tidak bisa menahan lisannya di setiap pembicaraan, setiap waktu dan dengan semua orang. Suaminya telah menasehatinya berulang kali, agar bisa menahan omongan, namun ia tidak menggubris nasehatnya sehingga berakhir dengan perceraian.

Pada umumnya model istri yang banyak omong, itu lebih pemalas di rumahnya. Bagaimana ia menggunakan waktu yang cukup untuk mengurus rumah tangga dan anak-anaknya, sedangkan ia sibuk ngobrol dengan para tetangga dan teman?!.

Jamil Abdul Hadi, sebut saja namanya begitu, insinyur berumur 34 tahun, menikah semenjak 9 tahun, ia berkomentar:

“Tidak ada yang lebih buruk dari model perempuan yang materialistis, selalu menuntut setiap saat, meskipun suaminya menuruti permintaannya, ia terus meminta dan menuntut!!

Tipe perempuan ini, sayangnya tidak mudah menerima perubahan menuju lebih baik, tidak gampang menyesuaikan diri dalam kehidupan apa adanya. Boleh jadi kondisi demikian berangkat dari asuhan semenjak kecilnya. Saya tidak diuji Allah dengan model perempuan seperti ini, namun justru saya diuji dengan istri perasa dan cengeng.

Dengan tertawa Mahmud as Sayyid menerima hasil survai ini, ia berkomentar:

“Demi Allah, sungguh menarik ada lembaga atau Pusat Study yang menggelar survai dengan pembahasan seputar ini. Survai ini meskipun memiki cara pandang dan penilaian yang berbeda-beda, namun terungkap bahwa cara pandang itu satu sama lain tidak saling bertentangan…”

Lain lagi dengan Mahmud, sebut saja begitu. Belum menikah, mahasiswa di universitas. Ia berujar tentang mimpinya, yaitu istri yang akan mendampinginya, ia mengharap:

“Pasti saya menginginkan tidak mendapatkan istri yang memiliki tipe sebagaimana hasil survai di atas. Tetapi mengingat tidak ada istri yang “sempurna”, karena itu saya masih mungkin menerima tipe perempuan di atas kecuali tipe perempuan pembohong. Istri pembohong akan lebih mudah mengkhianati, tidak menghormati hubungan suami-istri, tidak memelihara amanah, tidak bisa dipercaya. Setiap orang pada umumnya tidak menyenangi sifat bohong, baik laki-laki maupun perempuan itu sendiri. Karena akan berdampak negative pada anak-anaknya, karena anak-anak akan meniru dirinya!!.

Ketika ia ditanya tentang tipe perempuan “kelaki-lakian”. Perempuan yang menyerupai laki-laki dalam segala hal dan menyanginya dalam segala hal. Ia berkomentar:

“Tidak masalah berhubungan dengan istri tipe seperti ini, selagi sifat “kelaki-lakian” tidak mengalahkan dan mengibiri sifat aslinya. Selagi ia masih mengemban kerja dan tugas yang sesuai dengan tabiat perempuan, seperti nikah, mengandung, menyusui dan lainnya.”

“Perempuan “kuat” menurut saya akan mengetahui bagaimana ia mengurus kebutuhan dirinya, mengarahkan dan mengatur keluarga dan anak-anaknya. Akan tetapi segala sesuatu ada batasnya yang tidak boleh diterjangnya. Sebagaimana seorang perempuan tidak suka terhadap laki-laki yang “banci”, seperti berbicara dan berperilaku layaknya perempuan. Sebagaimana juga laki-laki tidak suka terhadap perempuan yang mengedepankan sifat kelaki-lakian… segala sesuatu ada batas ma’kulnya. Jika melampaui batas sewajarnya, yang terjadi adalah dampak negatif.

Tidak ada seorang istri yang “sempurna”. Dan memang ada berbedaan cara penilaian dan cara pandang antara laki-laki satu dengan laki-laki lain. Namun ada kaidah umum yang disepakati oleh samua. Yaitu menolak sikap bohong, penipu, sebagaimana yang disebutkan sebelumnya.”

Semoga tulisan ini menambah informasi dan pengalaman buat para istri dan calon istri. Dan tentunya bermanfaat bagi laki-laki, sehingga para suami mampu bermuasyarah atau berhubungan dengan istri-istrinya dengan cara makruf, sebagaimana yang digariskan dalam Al qur’an. Allah swt berfirman:

“Dan bergaullah dengan mereka (istri-istrimu) secara patut. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.” Al Nisa’:19

Dan karena perempuan “syaqaiqur rijal” saudara kembar laki-laki, yang seharusnya saling mengisi dan menyempurnakan, untuk membangun “baiti jannati” sehingga keduanya mampu bersinergi untuk mewujudkan citanya itu dalam pengembaraan kehidupan ini. Allahu a’lam

Dakwatuna.com

Lima Wasiat Abu Bakar

Uncategorized 1 Comment »

Sahabat Rasul SAW, Abu Bakar Ash-Shiddiq, berkata,
”Kegelapan itu ada lima dan pelitanya pun ada lima. Jika tidak waspada, lima kegelapan itu akan menyesatkan dan memerosokkan kita ke dalam panasnya api neraka. Tetapi, barangsiapa teguh memegang lima pelita itu maka ia akan selamat di dunia dan akhirat.”

Kegelapan pertama adalah cinta dunia (hubb al-dunya). Rasulullah bersabda, ”Cinta dunia adalah biang segala kesalahan.” (HR Baihaqi). Manusia yang berorientasi duniawi, ia akan melegalkan segala cara untuk meraih keinginannya. Untuk memeranginya, Abu Bakar memberikan pelita berupa taqwa. Dengan taqwa, manusia lebih terarah secara positif menuju jalan Allah, yakni jalan kebenaran.

Kedua, berbuat dosa. Kegelapan ini akan tercerahkan oleh taubat nashuha (tobat yang sungguh-sungguh). Rasulullah bersabda, ”Sesungguhnya bila seorang hamba melakukan dosa satu kali, di dalam hatinya timbul satu titik noda. Apabila ia berhenti dari berbuat dosa dan memohon ampun serta bertobat, maka bersihlah hatinya. Jika ia kembali berbuat dosa, bertambah hitamlah titik nodanya itu sampai memenuhi hatinya.” (HR Ahmad). Inilah al-roon (penutup hati) sebagaimana disebutkan dalam QS Al-Muthaffifin (83) ayat 14.

Ketiga, kegelapan kubur akan benderang dengan adanya siraj (lampu penerang) berupa bacaan laa ilaaha illallah, Muhammad Rasulullah. Sabda Nabi SAW, ”Barangsiapa membaca dengan ikhlas kalimat laa ilaaha illallah, ia akan masuk surga.” Para sahabat bertanya, ”Wahai Rasulallah, apa wujud keikhlasannya?” Beliau menjawab, ”Kalimat tersebut dapat mencegah dari segala sesuatu yang diharamkan Allah kepada kalian.”

Keempat, alam akhirat sangatlah gelap. Untuk meneranginya, manusia harus memperbanyak amal shaleh. QS Al-Bayyinah (98) ayat 7-8 menyebutkan, orang yang beramal shaleh adalah sebaik-baik makhluk, dan balasan bagi mereka adalah surga ‘Adn. Mereka kekal di dalamnya.

Kegelapan kelima adalah shirath (jembatan penyeberangan di atas neraka) dan yaqin adalah penerangnya. Yaitu, meyakini dan membenarkan dengan sepenuh hati segala hal yang gaib, termasuk kehidupan setelah mati. Dengan keyakinan itu, kita akan lebih aktif mempersiapkan bekal sebanyak mungkin menuju alam abadi (akhirat).

Demikian lima wasiat Abu Bakar. Semoga kita termasuk pemegang kuat lima pelita itu, sehingga dapat menyibak kegelapan dan mengantarkan kita ke kebahagiaan abadi di surga. Amin.

(Nur Iskandar, Republika, Hikmah)

Testing mobile friendster di HP

Weblogs No Comments »

Rgds, Firmansyah

Soto kikil + pecel

Travel No Comments »

Menu sarapan minggu pagi dengan soto kikil + pecel ( ga nyambung ya ), karna lapar ga dipikirin deh. Belinya bareng istri tercinta,teh rita,alghi n opal.

Kalo mau tau tempat belinya, dideket rumah gw,daerah ciomas,tepatnya di depan balai penelitian kehutanan,sebelah baso keraton.

Dateng siang dikit aja,pasti dah ludeh habis.so better dtg pagi2x stlh dari senam pagi or bis dari pengajian.

minggu depan bisa beli lagi ga ya,sptnya tidak bisa plg kebogor….Hmmmm yummie


Theme & Icons by N.Design Studio.
Entries RSS Comments RSS Log in